Komisi IX Berita » Setelah Reses, Komisi IX Kebut RUU Keperawatan
Setelah Reses, Komisi IX Kebut RUU Keperawatan
Penulis : - Editor : Selasa, 13 Agustus 2013 15:33:10

DALAM rapat kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan sebelum reses, disepakati agar DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) bisa diserahkan pada Agustus ini, atau setelah reses.

Setelah Reses, Komisi IX Kebut RUU Keperawatan
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Demonstrasi mendukung RUU Keperawatan.

Jakarta - Setelah reses, Komisi IX akan mengebut pembahasan RUU Keperawatan agar bisa diselesaikan. Hal itu disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Endang Syarwan Hamid kepada JurnalParlemen, Selasa (13/8).
 
"Sesudah reses kita akan all out untuk RUU Keperawatan," kata Endang, yang juga politisi Partai Golkar.

Dalam rapat kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan sebelum reses, disepakati agar DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) bisa diserahkan pada Agustus ini, atau setelah reses. Dalam pandangan Menteri Kesehatan, nama RUU ini pun masih belum disepakati. Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengusulkan nama RUU Keperawatan dan Kebidanan. Hal itu ditentang oleh organisasi perawat. Mereka tidak ingin kebidanan dimasukkan dalam RUU Keperawatan.

Namun, pada prinsipnya Kementerian Kesehatan maupun DPR sepakat atas pentingnya membahas RUU ini.

Baca "Komisi IX" Lainnya
Selasa, 21 Oktober 2014 08:33:55
Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

  Senayan - Setiap Anggota DPR RI ...
Rabu, 24 September 2014 13:12:11
UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

  Senayan - Ketua Umum Persatuan A...
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
1234
Rabu, 15 Oktober 2014 09:28:02
Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

  Jakarta - Menjelang terbentuknya...
Senin, 13 Oktober 2014 11:55:29
Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

  Jakarta - Peralihan kekuasaan da...
Selasa, 7 Oktober 2014 10:36:59
PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

  Jakarta - Mantan Wakil Ketua MPR...
Selasa, 16 September 2014 06:01:33
Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

  Senayan – Pelaksana Tugas ...
1234

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Foto Bersama Presiden Baru

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer